Apa yang terlintas ketika pertama kali mendengarkan nama Kylie Jenner?

Bagi sebagian wanita, namanya bisa merujuk pada merek kosmetik yang dimilikinya sebagai salah satu kosmetik paling diinginkan. Akan tetapi, bagi sebagian orang, namanya bisa jadi menyulut nyinyiran dan sindiran pedas terhadapnya.

Kylie Jenner dikenal sebagai salah satu anggota Kardashian. Yep! Kalau kamu cukup mengikuti program televisi bertajuk Keeping Up With The Kardashian, kamu pasti sudah tidak asing lagi dengannya. Kylie Jenner dikenal sebagai salah satu anggota keluarga yang relatif senang berperilaku semaunya atau kalau kata orang sekarang terkenal dengan istilah labil.

Tetapi, di balik imej labil yang melekat pada dirinya, ada beberapa hal yang sebenarnya bisa kita pelajari bahkan menjadi ilham bagi sebagian orang. Selalu ada pelajaran yang bisa kita petik ketika kita bisa melihatnya dari perspektif berbeda. Sadar tidak sadar, sikap-sikap Kylie Jenner berikut sebenarnya patut untuk dicontoh.

1. Tidak terlalu memperhatikan apa kata orang atau haters.

Imej-nya yang sudah terlanjur dikenal sebagai pribadi yang buruk tentu akan membuatnya harus menuai hasil yang tidak baik juga, salah satunya adalah hadirnya para pembenci atau haters yang selalu menilai buruk dan memberikan statement tak ramah telinga maupun mata. Seperti yang kita tahu, netizen di dunia maya selalu berbicara pedas dan cenderung tak mempedulikan siapa yang dikritiknya.

Tak terkecuali Kylie Jenner yang banjir kritikan dan kicauan pedas seputar dirinya. Ada saja hal yang menjadi objek bully para haters dan seolah apa yang dilakukannya selalu menjadi dosa besar yang tak termaafkan. Mulai dari keputusannya untuk menebalkan bibir dan memposting video Snapgramyang terlampau panjang.

Namun hal yang bisa kita pelajari dari Kylie adalah tidak terlalu memperhatikan apa yang dikatakan orang tentang dirinya, apalagi jika mereka adalah para haters. Ia tetap melangkah maju sesuai dengan apa yang diinginkan. Hasilnya? Dia masih bersinar tuh sampai sekarang.

2. Jangan lupa bertanggung jawab dari kesalahan yang sudah diperbuat.

Perusahaan Kosmetik Kylie yang Sempat Bermasalah - Sumber: india.com

Perusahaan Kosmetik Kylie yang Sempat Bermasalah – Sumber: india.com

Ketika perusahaan kosmetik yang dirintisnya mendapat masalah dalam bentuk kritikan terhadap kualitas produk yang rendah dan upah pegawai yang di bawah standar, Kylie tak menampik bahwa apa yang dilakukannya adalah kesalahan.

Yang lebih bagus lagi, ia menyadari kekurangannya dan mengatakan bahwa ia masih dalam tahap belajar, terutama di dunia produksi serta bisnis kosmetik. Nah, coba bandingkan dengan kamu, kalau kamu dikritik orang, apa kamu akan langsung berlapang dada dan mencoba mengakui kekurangan atau kesalahanmu?

3. Bersandar pada teman dan keluarga yang selalu mendukungmu tak peduli apa kata orang tentangmu.

Hal lain yang bisa dipelajari darinya adalah dia tidak melupakan keluarganya, tim yang paling solid dan akan terus mendukungnya bagaimana pun dia memiliki masalah dan merasa jatuh atau tertekan.

Lah, bukannya sesama anggota keluarga sendiri mereka pun saling berantem di media sosial?

Well, yang namanya keluarga, sebenci apapun toh tetap keluarga. Mereka saling mendukung satu sama lain. Bagaimana denganmu?

4. Menertawai diri sendiri dan tidak menganggap kritik terlalu serius.

Tertawalah Sebelum Dilarang - Sumber: mirror.co.uk

Tertawalah Sebelum Dilarang – Sumber: mirror.co.uk

Salah satu hal yang membuat kita disukai oleh orang-orang di sekitar kita adalah karena kita tidak kaku dalam menanggapi sebuah hal.

Menertawakan diri sendiri mungkin menjadi hal yang super memalukan. Dikritik juga menjadi hal yang sangat dihindari karena kita masih kekurangan semangat untuk berubah dan menjadi lebih baik.

Tapi, Kylie Jenner berhasil membuktikan bahwa ia adalah pribadi yang menyenangkan, tidak keberatan untuk menertawakan diri sendiri serta tidak terlalu menganggap kritik sebagai sebuah hal yang menyebalkan atau mengancam. Dia selaw aja menghadapi segala berita yang mencatutkan namanya.

Coba bandingkan denganmu. Kamu bisa nggak se-luwes Kylie Jenner?

5. Menyebarkan hal positif.

Kampanye Anti Bullying #IAmMoreThan - Sumber: au.be.yahoo.com

Kampanye Anti Bullying #IAmMoreThan – Sumber: au.be.yahoo.com

Anak muda saat ini relatif lebih rentan mendapatkan bullying dari teman-teman sekitarnya. Untuk memerangi hal itu, Kylie Jenner membuat kampanye anti-bullying di Instagram dengan hashtag #IAmMoreThan guna menyebarkan hal-hal positif dan mencoba menghentikan kebencian. Sekarang kembali bertanya padamu, apakah kamu sudah berhenti melakukan bullying pada teman sebayamu? Kalau belum, sebenarnya kamu tidak berhak loh untuk mengkritisi Kylie Jenner apalagi hanya dari satu sudut pandang dan permasalahan saja. Hehe.

Tidak semua orang yang sudah dicap buruk akan selalu menjadi buruk selamanya. Terkadang buruk itu bukan berasal dari diri objek, tetapi karena subyektifitas penilainya terlampau tinggi. Kalau memang kita mau belajar, seorang Kylie Jenner pun bisa jadi orang yang pantas dicontoh. Setuju?